Menerima Pembuatan TESIS-SKRIPSI-PKP UT, Silahkan Baca Cara Pemesanan di bawah ini

Lencana Facebook

banner image

Rabu, 28 Mei 2014

PTS :Upaya Meningkatkan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar Dikelas Melalui penerapan Reward and Punishment di Sekolah .......................


Upaya Meningkatkan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar Di kelas Melalui 
penerapan Reward and Punishment di 
Sekolah .................................... Kecamatan .....................
Kabupaten........................

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang


Usaha meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia, untuk mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, di mana pendidikan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan, dan ketrampilan.

Untuk melaksanakan tugas dalam meningkatkan mutu pendidikan maka diadakan proses belajar mengajar, guru merupakan figur sentral, di tangan gurulah terletak kemungkinan berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan belajar mengajar di sekolah. Oleh karena itu tugas dan peran guru bukan saja mendidik, mengajar dan melatih tetapi juga bagaimana guru dapat membaca situasi kelas dan kondisi dan kondisi siswanya dalam menerima pelajaran.

Untuk meningkatkan peranan guru dalam proses belajar mengajar dan hasil belajar siswa, maka guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan akan mampu mengelola kelas. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik dan mengevaluasi peserta didik, pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Sementara pegawai dunia pendidikan merupakan bagian dari tenaga kependidikan, yaitu anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Dalam informasi tentang wawasan Wiyatamandala, kedisiplinan guru diartikan sebagai sikap mental yang mengandung kerelaan mematuhi semua ketentuan, peraturan dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan tangung jawab.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, kedisiplinan guru dan pegawai adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua aturan dan norma yang ada dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap pendidikan anak didiknya. Karena bagaimana pun seorang guru atau tenaga kependidikan (pegawai), merupakan cermin bagi anak didiknya dalam sikap atau teladan, dan sikap disiplin guru dan tenaga kependidikan (pegawai) akan memberikan warna terhadap hasil pendidikan yang jauh lebih baik.
Keberhasilan proses pembelajaran sangat bergantung pada beberapa faktor diantaranya adalah faktor guru. Guru sangat memegang peranan penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Guru yang mempunyai kompetensi yang baik tentunya akan sangat mendukung keberhasilan proses pembelajaran.

Peranan guru selain sebagai seorang pengajar, guru juga berperan sebagai seorang pendidik. Pendidik adalah seiap orang yang dengan sengaja mempengaruhi orang lain untuk mencapai tingkat kemanusiaan yang lebih tinggi (Sutari Imam Barnado, 1989:44). Sehinggga sebagai pendidik, seorang guru harus memiliki kesadaran atau merasa mempunyai tugas dan kewajiban untuk mendidik. Tugas mendidik adalah tugas yang amat mulia atas dasar “panggilan” yang teramat suci. Sebagai komponen sentral dalam sistem pendidikan, pendidik mempunyai peran utama dalam membangun fondamen-fondamen hari depan corak kemanusiaan. Corak kemanusiaan yang dibangun dalam rangka pembangunan nasional kita adalah “manusia Indonesia seutuhnya”, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, percaya diri disiplin, bermoral dan bertanggung jawab. Untuk mewujudkan hal itu, keteladanan dari seorang guru sebagai pendidik sangat dibutuhkan.
Keteladanan guru dapat dilihat dari prilaku guru sehari-hari baik didalam sekolah maupun diluar sekolah. Selain keteladanan guru, kedisiplinan guru juga menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh guru sebagai seorang pengajar dan pendidik.
Fakta dilapangan yang sering kita jumpai disekolah adalah kurang disiplinnya guru, terutama masalah disiplin guru masuk kedalam kelas pada saat kegiatan pembelajaran dikelas.
Berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tindakan sekolah dengan judul : ”Upaya Meningkatkan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar Dikelas Melalui penerapan Reward and Punishment di ………………………...”

B. Identifikasi Masalah

Masalah-masalah yang mendasari dari penelitian ini adalah :

  1. Masih banyak guru yang datang terlambat ke sekolah.

  1. Masih kurangnya disiplin guru dalam kehadiran mengajar dikelas.

  1. Guru masih sering terlambat masuk kelas.


C. Pembatasan Masalah

Penelitian ini dibatasi pada upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar dikelas melalui penerapan Reward and Punishment.

D. Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : ”Apakah penerapan Reward and Punishment dapat meningkatkan kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar dikelas?”

E. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mencari alternatif pemecahan masalah sebagai upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar dikelas melalui penerapan Reward and Punishment.

F.  Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat, sbb :

  1. Bagi kepala sekolah adalah merupakan wujud nyata kepala sekolah dalam memecahkan berbagai masalah disekolah melalui kegiatan penelitian.
  2. Bagi guru diharapkan dapat menjadi motivasi guru dalam meningkatkan kedisiplinan dalam kehadiran.
  3. Bagi sekolah bisa dijadikan sumbangan dalam mewujudkan budaya sekolah yang dapat mendorong keberhasilan dan peningkatan mutu pembelajaran.


 

PTS : UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU KELAS ……… MELALUI KEGIATAN LOKAKARYA MINI PENGGUNAAN FASILITAS ICT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWERPOINT DI GUGUS .................... KECAMATAN .................... KABUPATEN ...................


UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU KELAS ……… MELALUI KEGIATAN LOKAKARYA MINI PENGGUNAAN FASILITAS ICT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWERPOINT DI GUGUS .................... KECAMATAN .................... 
KABUPATEN ...................


B A B   I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Dalam era kemajuan ICT (Information and Communication Technology) sebagaimana yang terjadi dewasa ini, tantangan yang dihadapi oleh manajemen Gugus ………….. adalah bagaimanakah agar fasilitas ICT ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung perbaikan kualitas proses pembelajaran. Dalam hal ini perlu kami sampaikan bahwa fasilitas ICT yang dimaksud adalah Laptop/komputer, LCD Projector, Microsoft Office khususnya Microsoft Power Point.
Kemudian, setelah fasilitas ICT tersebut tersedia di sekolah, maka upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT untuk menunjang perbaikan kualitas proses pembelajaran menjadi masalah riil, karena masih banyak guru yang belum terbiasa memanfaatkan fasilitas ICT yang tersedia di sekolah. Meskipun upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT telah kami lakukan, misalnya dengan pembentukan Tim ICT sekolah yang dibekali dengan kompetensi dan motivasi untuk mendayagunakan fasilitas ICT dan bertugas untuk mengelola dan mengembangkan Pusat Sumber Belajar.
Upaya untuk meningkatkan kompetensi ICT untuk pemanfaatan dan pendayagunaan ICT telah mengalami kemajuan. Untuk meningkatkan kompetensi guru potensial agar lebih berdampak dalam pemanfaatan ICT untuk menunjang perbaikan pembelajaran dan mengimbaskan kompetensinya kepada guru-guru yang belum memiliki kompetensi terkait, maka pelatihan pembuatan blog guru kami pilih sebagai strategi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT. Dalam hal ini, kami menitikberatkan pada upaya-upaya tindakan yang akan ditempuh agar lokakarya mini yang dilakukan di Gugus ………….. berdampak efektif terhadap peningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan media ICT yang tersedia di sekolah, untuk meningkatkan kualitas layanan pembelajaran. Peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT tersebut pada akhirnya diharapkan dapat menunjang upaya perbaikan kualitas proses pembelajaran di sekolah.
Kami menyadari bahwa penggunaan media ICT pada pembelajaran berbasis powerpoint adalah merupakan suatu pengalaman baru bagi sebagian besar guru di sekolah kami. Pembelajaran berbasis powerpoint memerlukan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembiayaan, serta perangkat TIK yang memadai. Dalam hal kesiapan perangkat TIK, di sekolah kami telah tersedia fasilitas komputer dengan fasilitas microsoft office yang mendukung dan dapat difungsikan oleh guru. Dengan demikian, masalah perangkat TIK dan pembiayaan bukanlah menjadi hambatan utama. Adapun kesiapan SDM guru pada saat ini masih menjadi hambatan. Untuk itu, pembinaan kompetensi guru dalam menyusun pembelajaran berbasis powerpoint perlu dilakukan dan amat penting untuk penyiapan SDM dalam pengelolaan dan perangkan pembelajaran berbasis powerpoint yang dibuat untuk mendukung kegiatan proses pembelajaran.
Berdasarkan penjelasan sebagaimana di atas, kami menemukan bahwa ketersediaan fasilitas ICT di sekolah belum banyak dimanfaatkan dan didayagunakan oleh guru untuk mendukung pembelajaran, padahal pendayagunaan ICT ini mestinya menjadi kebutuhan guru untuk memberikan layanan pembelajaran berbasis ICT. Adapun penyebab dari kondisi ini adalah karena kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT rata-rata belum memadahi. Untuk itu, penulis bermaksud mengadakan penelitian tindakan sekolah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT dengan judul: “UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU KELAS ……… MELALUI KEGIATAN LOKAKARYA MINI PENGGUNAAN FASILITAS ICT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWERPOINT DI GUGUS .................... KECAMATAN .................... KABUPATEN ................... ”.
Pemilihan judul tersebut kami pandang tepat dikarenakan pelatihan pembuatan blog guru merupakan bagian dari strategi kami untuk memotivasi dan meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT untuk menunjang proses pembelajaran.

B.       Identifikasi Masalah
Masalah pemanfaatan ICT sebenarnya cukup kompleks. Dalam hal ini, permasalahan yang mendasari penulis untuk melakukan penelitian ini adalah:
1.      Masih banyaknya guru yang belum memanfaatkan media ICT yang tersedia di sekolah untuk menunjangkegiatan pembelajaran.
2.      Masih kurangnya kompetensi guru dalam pendayagunaan ICT.
3.      Banyak guru yang kurang memahami /belum dapat membuat blog guru.

C.      Pembatasan Masalah
Penelitian ini dibatasi pada upaya peneliti untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT melalui pelatihan pembuatan blog guru yang dapat dikembangkan untuk menunjang proses pembelajaran di sekolah binaan ……………………kecamatan …………….. kabupaten ………..

D.      Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian tindakan ini adalah : “ Apakah melalui kegiatan lokakarya mini penggunaan fasilitas ICT sebagai media pembelajaran berbasis powerpoint di gugus .................... Kecamatan .................... Kabupaten ................... dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar?”.

E.       Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru di sekolah dalam pemanfaatan ICT sebagai media pembelajaran berbasis powerpoint.
Dalam hal ini, peneliti mengharapkan agar guru-guru potensial di sekolah dapat menindaklanjuti dan mengimbaskan kompetensi hasil-hasil lokakarya mini pemanfaatan ICT sebagai media pembelajaran berbasis powerpoint kepada rekan sejawat yang masih membutuhkan bimbingan dalam pembuatan,  pengelolaan dan pengembangan pemanfaatan ICT sebagai media pembelajaran berbasis powerpoint dalam mendukung layanan pembelajaran kepada anak didik.

F.       Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan memiliki manfaat terhadap peningkatan kemampuan guru di Gugus Binaan ……………, dan secara khusus:
1.    Bagi sekolah, untuk meningkatkan implementasi atas upaya pelaksanaan MBS ( Manajemen Berbasis Sekolah )
2.    Bagi  guru diharapkan dapat memberikan wacana, wawasan, dan motivasi kepada guru dalam pembuatan dan pemanfaatan blog gurudalam menunjang kegiatan pembelajaran dan kegiatan penelitian tindakan
3.    Bagi peneliti, untuk menumbuhkan motivasi dan meningkatkan kompetensi dalam penyusunan karya ilmiah sebagai bagian dari pengembangan profesi guru.

File lengkap silahkan hub. 081327121707